Select Language:
Home arrow Berita arrow Artikel Member arrow Peran Dokter Hewan
  • Join Our Community
  • Join Our Community
  • Join Our Community
Peran Dokter Hewan E-mail
(7 votes)
Ditulis Oleh Nanang Miftahudin   
Sabtu, 06 September 2008
Apa sih yang kita banggakan dari profesi kita Dokter Hewan? Profesi kita belum begitu banyak dikenal masyarakat, apalagi kiprah profesi kita untuk ikut berperan serta dalam kebijakan peternakan dalam pemerintahan. Kenapa kita bisa seperti ini? Siapa yang patut disalahkan? Sebenernya apa pentingnya ilmu kita sih?

Peran dokter hewan di indonesia sampai saat ini belum begitu diperhatikan dan belum memperoleh hak-hak sesuai dengan bidang keahliannya. Hal ini bisa kita lihat dari peran para dokter hewan di bidang kehewanan. Banyak lingkungan dan wewenang atau posisi yang seharusnya diisi oleh dokter hewan malah diisi orang lain yang tidak punya keahlian di bidang tersebut sehingga permasalah-permasalahan tentang kehewanan dan kesehatan hewan tidak tuntas.

Kasus yang paling baru tentang Avian influenza/flu burung samapi detik ini belum kunjung tuntas malahan semakin merajalela, padahal dana yang sudah terpakai begitu banyak. Hal ini terus saja bermunculan kasus-kasus dimana-mana yang membuat geger seantero dunia. Hal ini karena banyak tangan-tangan yang bukan ahlinya menangani kasus AI, bahkan cenderung jauh dari kaidah-kaidah keprofesionalan.

Kenapa profesi dokter hewan tidak begitu familiar di masyarakat? Siapa yang patut disalahkan? Kalau kita sebagai dokter hewan mau introspeksi diri semua itu salah kita sendiri yang tidak begitu bangga dengan profesinya. Berapa persen sih dokter hewan yang mengaplikasikan profesinya dalam kehidupan bermasyarakat? Berapa persen yang bangga sebagai dokter hewan dan mengaplikasikan ilmunya dalam dunia praktek? Coba kita bandingkan dengan profesi-profesi lain! Dokter Umum, Dokter gigi, Apoteker, psikolog, pengacara, dll.

Disamping itu organisasi kita belum mempunyai anggota yang banyak, padahal dokter hewan jumlahnya banyak sehingga organisasi kita (PDHI) lemah. Berapa banyak dokter hewan yang menjadi anggota PDHI? Apalagi yang sudah punya posisi, baik di pemerintahan atau di perusahaan. Berapa kali pertemuan PDHI dalam setahun dan berapa banyak yang hadir dalam setiap pertemuan?

Kita cenderung bekerja dan berusaha sendiri-sendiri, pribadi dokter hewan terlalu sombong atas apa yang dikuasai. Kita lupa bahwa kita berkewajiban untuk terus mengembangkan diri sesuai dengan sumpah dokter hewan. berapa banyak kita mengenal teman sejawat dokter hewan untuk sekedar ngobrol dan bertukar pengalaman di bidang kita?

Untuk itu marilah semua sejawat dokter hewan kita perkuat organisasi kita dengan berbondong-bondong masuk menjadi anggota PDHI, sehingga kita diperhatikan masyarakat dan kita mempunyai pengaruh dalam pengambilan kebijakan di bidang yang seharusnya kita kuasai. Kapan lagi kita akan bangkit klo tidak kita mulai dari sekarang! Siapa lagi yang bisa merubah kalau tidak kita sendiri!!! Ayo berjuang semua sejawat dokter hewan...

Nanang Miftahudin

(silakan login untuk melihat profil penulis)





Facebook!Yahoo!
Berita Terkait
Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
Comments
Add NewSearch
Dibya   | Registered | 2008-09-08 02:29:06
avatar ide yang briliant, tapi sebagai dokter hewan masih bertanya peran PDHI untuk dokter hewan indonesia sejauh mana? sebaiknya kita tidak berkecil hati dengan keaadaan kita, yang jelas kita selalu sejalan. vetroooooooooooooooo
oooooooooooooooooooo
oooooooooooooooooooo
oo
rizaldoarbet - respon   | Registered | 2008-09-08 06:56:35
avatar kolega sekalian, hallo dokter, terimakasih atas meditasi ini. menindak lanjuti argument dari dr. Nanang!

Kita seharusnya sangat "bangga" dengan profesi ini, kemaren saya juga berpikir hal yang sama tentang ke populeran kita di masyarakat.

seiring komunikasi dan perjalanan, ada beberapa jawaban yang bisa saya ajak kolega sekalian untuk diskusi. untuk di kenal di masyarakat kita harus mempunyai "strategi", apakah kita punya itu? yap, benar; kita harus hidup dimasyarakat dan mempunyai komunikasi-kominikasi yang strategi untuk dampak perekonomian masyarakat, kalau ini ada dan kita berhasil menerapkannya kita akan "terkenal". ada dua pilihan yaitu for goverment or for community development.
rizaldoarbet - respon   | Registered | 2008-09-08 06:56:35
avatar menurut saya, mau jadi apa dan seperti apa profesi kita tergantung diri sendiri. "sebelum merubah dunia, robahlah kelompok di dunia, sebelum itu kita wajib merobah individu (kembali ke diri sendiri) di dunia" kenapa seperti ini dan siapa di salahkan??? saya mendapat pemikiran tentang isu "ketahanan pangan"??? bukan kah produk hasil ternak masuk ke dalam ini! bukan kah ilmu kita bisa "bermain" untuk ketahanan pangan masyarakat dari produk tersebut. skala masyarakat desa aja kita berbuat itu sangat bagus. dari ternak kita bisa punya segalanya. menurut saya sangat penting ilmu kita. dokter hewan harus berperan bagi masyarakat, karena kita ber ilmu walau pun sedikit.
rizaldoarbet - respon   | Registered | 2008-09-08 06:56:54
avatar kita berkewajiban untuk mengabdi di masyarakat baru kita mendapatkan hak! bukankah jurusan pertanian kurang diminati sekarang?? peluang profesi kita untuk kurang di minati sangat mungkin terjadi.

saya pernah ikut seminar intinya "Sarjana harus mendampingi Masyarakat". kasus AI memang tantangan buat kita. tapi masih ada kolega kita yang berjuang untuk itu. PDHI lebih bisa mengupas ini. percayakan aja. ini hanya teori saya! karna kita terikat emosional profesi yang positif bukan "ALMAMATER"
herusp   | Registered | 2008-09-11 14:03:58
avatar Mental kayak yang ditulis kolega Nanang itu juga yang punya kontribusi membuat dokter hewan "merasa dikesampingkan". Mental"siapa yang patut disalahkan?" menurut saya tidak sepatutnya dipertanyakan. Seharusnya yang dipertanyakan sebaik apa kualitas kita kok merasa kita pantas diistimewakan tetapi kenyataannya tidak?
Intinya introspeksi, lihat kedalam, apakah kita dikesampingkan atau kualitas kita yang memang patut dikesampingkan?
Masih banyak dokter hewan yang berprestasi, berkualitas dan bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Kalau wacana yang diangkat ( dari dulu mengenai penanganan flu burung) kayaknya dunia kedokteran hewan nggak sesempit itu deh. Tilik bidang yang lain dimana dokter hewan pnya peran penting.
STOP WHINING, START WINNING.
joker - Stop whinning and start workin   | Registered | 2008-09-25 01:28:05
avatar Peran dokter hewan? ada yang punya masalah dengan peran dokter hewan?
Banyak sekali peran yang bisa kita sumbangkan bagi negara atau masyarakat atau sekedar mencari keuntungan.
Pertanyaannya : Apakah anda mau menjalankan peran dokter hewan secara profesional? seorang dokter hewan yang benar-benar mengabdikan diri dan jiwanya terhadap profesi dokter hewan dan siap mati untuk itu. Ada yang berani? will you do that?
Hanya ada satu jalan untuk itu : Belajar dan belajar!apa yang anda dapatkan di bangku kuliah bukan apa-apa. that,s not enough! pelajaran yang sebenarnya adalah setelah anda lulus, bagaimana anda belajar secara profesional dari kasus-kasus di lapangan dan menerapkan ilmu kita pada masyarakat.
So? what,s your problem now?
Stop whinning and start working!
joker - what influenza?   | Registered | 2008-09-25 01:28:19
avatar anybody want to know about avian influenza ? how about make a forum? we,ll give you all information that you need about those disease.
nanang   | Registered | 2008-09-26 09:41:08
Terima kasih atas tanggapan dari kolega smua. saya Semakin bangga dengan profesi kita serta mempunyai kolega-kolega yang seperti anda smua. Memang profesi merupakan profesi yang sangat mulia dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini saya alami sendiri dengan apresiasi masyarakat kepada saya dan bagaimana tanggapan profesi kita dibanding profesi yang yang lain. Alhamdulillah dengan menjadi dokter hewan saya bisa bekerja, beramal, berinteraksi dengan masyarakat dan banyak mendapat teman dan saudara. Bahkan saya bisa bertemu dan menyambung tali silahturohmi dengan saudara jauh, bahkan menjadi saudara yang semula bukan siapa2.
Tetapi tetap saja ada masalah yang belum terpecahkan dan saya bingung harus minta bantuan kepada siapa? dan harus berkeluh kesah kepada siapa? Mungkin dengan bersatunya kita semua dokter hewan saya bisa mencari solusi, berkeluh kesah, berdiskusi atau hanya sekedar bertegur sapa. Saya berharap kita smua dapat saling bertatap muka dalam suatu acara/pertemuan.
HI...
Silakan Login Untuk Menulis Komentar

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 jatu putri jatu putri
 dimut sawitri
 Adiarsa nur Akbar
 Odelia Catalina
 hery hirata
 yul fitria
 hernawan eko prasetyo
 Johan Manery
 deddy rapen
 Abdul Haris
 Joshua Loh
 Shandy Maha Putra
 khrisna wahyu
 Dewi Larasati
 deny jaya triatma
 henny Pringadi
 deddy rapen
 Ayu Joesoef
 deny jaya triatma
 dedi kurniawan
 arif rahman
 Gold Coin HR
 Citra Nuranisa
 Ayu Setiawati

Featured Video




More on Vet Videos...

Find Us On Facebook

Berlangganan


Masukkan Alamat Email Anda:


Jurnal Terbaru

Keberhasilan reproduksi akan sangat mendukung peningkatan populasi sapi potong. Namun kondisi sap...

Tatalaksana perkandangan merupakan salah satu faktor produksi yang belum mendapat perhatian dalam...

Dalam rangka menghadapai swasembada daging sapi tahun 2010 diperlukan peningkatan populasi sapi p...

Who's Online

Saat ini ada 106 tamu online