Select Language:
Home arrow Berita arrow Berita Umum arrow Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Tindak Lanjuti Ide Biogas Kotoran Sapi
  • Join Our Community
  • Join Our Community
  • Join Our Community
Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Tindak Lanjuti Ide Biogas Kotoran Sapi E-mail
(9 votes)
Ditulis Oleh Admin   
Selasa, 01 Januari 2008
Ide pembuatan biogas dari kotoran sapi seperti yang dilontarkan oleh sejumlah fraksi di DPRD Kebumen, beberapa waktu lalu, ditindaklanjuti oleh Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Peperla) Kebumen, dengan menentukan 5 lokasi di 5 kecamatan yang memiliki kelompok tani ternak (KTT) sebagai lokasi uji coba pembuatan biogas.
Kepala Dinas Peperla Kebumen drh Jatmiko, belum lama ini mengungkapkan bahwa wacana pembuatan biogas sebagai energi alternatif di tengah-tengah melonjaknya harga bahan bakar minyak, (BBM), akhir-akhir ini, sudah sejalan dengan keinginan instansinya selama ini yang berusaha memanfaatkan kotoran ternak sapi di sentra-sentra ternak sapi di Kebumen. Bahkan upaya ke arah itu sudah mulai dirintis dengan mengirimkan 2 orang anggota KTT mengikuti pelatihan pembuatan biogas di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Dinas Peperla Propinsi Jawa Tengah di Semarang, beberapa waktu lalu. Sentra-sentra ternak sapi yang selama ini menghasilkan limbah berupa kotoran sapi yang melimpah adalah sejumlah desa di Kecamatan Ayah, Sempor, Adimulyo, Sruweng dan Ambal. Lima desa di kecamatan-kecamatan itulah yang KTT-nya ditunjuk sebagai tempat ujicoba pembuatan biogas yang direncanakan pada tahun 2008, di antaranya dengan menggunakan peralatan bantuan Dinas Peperla Jawa Tengah.(Dwi)-o Tingginya populasi ternak di 5 kecamatan itu menjadi alasan yang utama pengembangan biogas kotoran sapi, karena program pembuatan biogas tersebut membutuhkan bahan baku yang mencukupi sepanjang tahun, agar bisa sesuai dengan kebutuhan biogas sebagai bentuk kemandirian energi bagi warga masyarakat setempat. Dikatakan, selain program ujicoba pembuatan biogas, pembuatan energi alternatif lainnya yang akan dikembangkan di Kebumen adalah pembuatan biofel dari biji pohon jarak. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen bersama dengan investor dari Jakarta dan kelompok-kelompok tani yang ditunjuk tengah mempersiapkan ujicoba pembuatan biofel dengan penanaman pohon jarak di lahan-lahan kritis di Kebumen. Diharapkan, pembuatan biofel itu bisa menjadi dorongan moril bagi ujicoba pembuatan biogas di Kebumen. [KR]
 




Facebook!Yahoo!
Berita Terkait
Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
Comments
Add NewSearch
hery - minta proses pembuatan bejana   | | 2008-05-26 17:39:59
saya pingin tau lebih lanjut bagaimana bejana yang dapat menghasilkan biogas,trimakasih atas info nya, salam
Silakan Login Untuk Menulis Komentar

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 Kunta Adnan
 Dhany Ardi
 sugiharta putra
 Arif Mulyadi
 Joel Caballero
 I Made Widiadnya
 sovia hariani
 Agustinus Saputra
 deddy rapen
 Abdul Haris
 Joshua Loh
 Shandy Maha Putra
 khrisna wahyu
 Dewi Larasati
 deny jaya triatma
 henny Pringadi
 deddy rapen
 Ayu Joesoef
 deny jaya triatma
 dedi kurniawan
 arif rahman
 Gold Coin HR
 Citra Nuranisa
 Ayu Setiawati

Featured Video




More on Vet Videos...

Find Us On Facebook

Berlangganan


Masukkan Alamat Email Anda:


Jurnal Terbaru

Keberhasilan reproduksi akan sangat mendukung peningkatan populasi sapi potong. Namun kondisi sap...

Tatalaksana perkandangan merupakan salah satu faktor produksi yang belum mendapat perhatian dalam...

Dalam rangka menghadapai swasembada daging sapi tahun 2010 diperlukan peningkatan populasi sapi p...

Who's Online

Saat ini ada 130 tamu online