|
Kualitas Hewan Kurban Cukup Baik |
|
|
Ditulis Oleh Admin
|
|
Selasa, 18 Desember 2007 |
|
Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Prof drh Charles Rangga Tabu MSc mengatakan, distribusi hewan kurban berpenyakit atau tidak sehat di DIY saat ini relatif minim. Hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat dalam memelihara kesehatan hewan ternak cukup baik, di samping adanya pembinaan intensif yang melibatkan Dinas Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan.
Menurutnya, 2 tahun lalu di DIY memang sempat dihebohkan daging Glonggongan sampai penyakit antraks. Selain itu, untuk ternak kurban seperti kambing dan sapi yang berpenyakit cacing hati memang masih cukup banyak dijumpai. Itu sebenarnya bisa diantisipasi oleh peternak dengan memperhatikan kondisi berat badan apakah mengalami penurunan atau tidak. "Penyakit cacing hati ini biasanya dijumpai di daerah endemis saja. Selain itu bisa dilihat secara fisik jika berat badannya turun terus misalnya. Khusus menjelang Idul Adha FKH-UGM menerjunkan seratusan mahasiswanya yang sudah selesai studi untuk membantu melakukan pemeriksaan klinis hewan ternak kurban ini bekerja sama dengan instansi terkait lainnya. "Sementara untuk masyarakat atau dinas/instansi lain yang menginginkan bantuan untuk melakukan pemeriksaan klinis terhadap ternak kurbannya. Kita terjunkan mahasiswa untuk membantu pemeriksaan klinis hewan kurban di DIY. Kalau masih ada yang menginginkan bantuan tinggal kirim surat ke fakultas," kata Prof Charles Rangga Tabu. Sementara itu Keluarga Muslim Fakultas Peternakan pada Idul Adha tahun ini menggalang bantuan untuk kegiatan bakti sosial (baksos) yang akan dilaksanakan, 18-20 Desember 2007 di Dusun Jojoran Lor, Triwidadi, Pajangan, Bantul. Kegiatan baksos lainnya gebyar anak sholeh dan aksi gizi, pengajian dan penyuluhan peternakan, penyembelihan hewan kurban, pasar murah, pelayanan kesehatan, kerja sama dan salat id. [KR]
Berita Terkait Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
|