|
Lab Bocor, Inggris Terancam PMK |
|
|
Ditulis Oleh Admin
|
|
Senin, 13 Agustus 2007 |
|
Inggris dihantui wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK), menyusul terjadinya kebocoran di laboratorium riset hewan, demikian Associated Press, Minggu (5/8). Tim Kementerian Lingkungan Hidup membenarkan pihaknya telah menemukan strain virus penyebab PMK di sebuah peternakan di London.
Strain virus itu mirip strain virus yang disimpan di Laboratorium Pirbright, yang mengalami kebocoran dan letaknya hanya berjarak beberapa kilometer. Pihak berwenang langsung turun tangan menerapkan bio-security di lab. Sementara negara-negara Eropa mengambil langkah pencegahan agar penyakit yang sangat menular itu dapat dicegah penyebarannya.
Department for Environment, Food and Rural Affairs (Defra) menjelaskan strain virus PMK ditemukan di Surrey. Jenis virus itu mirip dengan yang digunakan untuk pembuatan vaksin di Inggris Juli lalu. Defra langsung bertindak mencegah wabah PMK seperti yang terjadi pada tahun 2001. Sedikitnya 66 ekor ternak langsung dimusnahkan.
Virus PMK tersebar dengan banyak cara, termasuk melalui udara dalam radius beberapa kilometer maupun roda kendaraan yang keluar masuk peternakan. Menurut Defra, jenis virus PMK yang ditemukan di Surrey, berbeda dengan jenis virus PMK yang selama ini biasa ditemukan.
Lab Pirbright digunakan bersama oleh Institute of Animal Health (IAH) dan perusahaan farmasi Merial Animal Health Ltd. Strain virus yang ditemukan mirip dengan strain virus 01 BFS67. Strain ini merupakan isolat yang diambil pada tahun 1967, ketika di Inggris terjadi wabah PMK. “Strain itu ditemukan di IAH dan digunakan untuk produksi vaksin Juli 2007 di fasilitas Merial. Demi kepentingan pengusutan, Merial menghentikan produksi vaksinnya untuk sementara,” demikian Defra.
PM Gordon Brown langsung membatalkan liburannya dan memimpin rapat darurat penanggulangan PMK. Brown berjanji akan memberantas penyakit PMK dari Inggris. (APKR)
  Berita Terkait Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
|