Select Language:
Home arrow Berita arrow Berita Umum arrow Penicillin dan Penggunaanya dalam Dunia Veteriner
  • Join Our Community
  • Join Our Community
  • Join Our Community
Penicillin dan Penggunaanya dalam Dunia Veteriner E-mail
(17 votes)
Ditulis Oleh Admin   
Kamis, 03 Mei 2007

Penicillin ditemukan pertama kali oleh Fleming. Sekitar tahun 1940 mulai diproduksi penicillin murni dari biakan kuman Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum. Melalui proses biosintesis unsur-unsur media biakan jamur digunakan sebagai bahan awal (prekusor) dalam pembuatan penicillin.

 

Standardisasi penicillin ditentukan dengan mengukur potensinya, dinyatakan dengan satuan intenasional (IU, internasional unit). Potensi 1 IU adalah besarnya aktivitas dari 0,6 µg garam penicillin-G dalam bentuk mikrokristal yang distandardisasi internasional. Satu gram kristal penicillin-G tersebut setara dengan 1667 Oxford Unit.

KLASIFIKASI  PENICILLIN

Berdasarkan sifat kimia yang menonjol dibedakan ke dalam 5 kelompok sebagai berikut :

1.       Penicillin alami

Misalnya penicillin-G, yang dihasilkan dari biakan jamur yang diekstraksi dan kemudian dimurnikan. Kalau diberikan secara oral kelompok penicillin ini cepat mengalami hidrolisis oleh asam lambung

2.       Penicillin yang tahan asam

Termasuk asam lambung, kelompok penicillin ini memiliki gugus phenoxyl yang terikat oleh gugus alkyl dari rantai acylnya. Dalam kelompok ini terdapat Phenoxy-methyl-penicillin, Phenoxy-aethyl-penicillin, Phebenicillin, Amoxicillin dan Ampiciliin.

3.       Penicillin yang tahan terhadap enzim penicillinase (β laktamase)

Yang disebabkan oleh penggantian cincin aromatis untuk melindungi cincin β laktam. Termasuk kelompok ini adalah Methicillin, Azidocillin dan Pirazocillin.

4.       Penicillin yang tahan asam dan enjima penicillinase

Termasuk kelompok ini meliputi Oxacillin, Nafcillin, Cloxacillin, Quinacillin dan Dicloxacillin.

5.       Penicilin yang memiliki spektrum anti bakterial luas terhadap kuman gram positif dan negatif.

Termasuk kelompok ini adalah Ampicillin, Carbenicillin, Epicillin, Suncillin, Hetacillin dan Carfecilin

 

MEKANISME KERJA

Dinding sel kuman terdiri dari suatu jaringan peptidoglikan, yaitu polimer dari senyawa amino dan gula, yang saling terikat satu dengan yang lain (crosslinked) dan dengan demikian memberikan kekuatan mekanis pada dinding. Penicillin dan sefalosporin menghindarkan sintesa lengkap dari polimer ini yang spesifik bagi kuman dan disebut murein. Bila sel tumbuh dan plasmanya bertambah atau menyerap air dengan jalan osmosis, maka dinding sel yang tak sempurna itu akan pecah dan bakteri musnah .

Penicillin bersifat bakterisid dan bekerja dengan cara menghambat sintesis dinding sel. Obat ini berdifusi dengan baik di jaringan dan cairan tubuh, tapi penetrasi ke dalam cairan otak kurang baik kecuali jika selaput otak mengalami infeksi. Obat ini diekskresi ke urin dalam kadar terapeutik. Probenesid menghambat  ekskresi penicillin oleh tubulus ginjal sehingga kadar dalam darah lebih tinggi dan masa kerjanya lebih panjang.

Penicillin berpengaruh terhadap sel yang sedang tumbuh dan hanya berpengaruh kurang berarti terhadap kuman yang sedang tidak aktif tumbuh (dorman). Penicillin tidak mempengaruhi sel-sel jaringan mamalia, karena sel mamalia tidak memiliki dinding masif seperti halnya pada kuman.

ABSORBSI PENICILLIN

Peroral

Penicilin-G dan garam-garamnya di dalam lambung mamalia berlambung tunggal mengalami inaktifasi oleh asam lambung sampai 70%. Pada individu tua yang produksi asam lambung sangat menurun atau bahkan achlorhidri, pemberian penicillin dapat memberikan hasil yang lebih baik dalam proses absorbsinya di duodenum. Pemberian phenoxy-methil dan phenoxy aethyl penicillin (penicillin V) absorbsinya juga baik, karena tidak dirusak oleh asam lambung hewan kesayangan, kadar penicillin dalam plasma meningkat dengan cepat..

Intramusculer

Garam-garam Na dan K-penicillin diserap cukup cepat, dengan puncak kadar penicillin di dalam plasma segera dicapai, begitu pula ekskresinya lewat ginjal. Dengan dosis baku efek baktersidal berlangsung selama 4 jam. Kadar minimal di dalam plasma adalah 2,5 ppm dan untuk mencapainya dosis penicillin-G diberikan antara 10.000-40.000 IU/kg (kuda). Untuk memperlambat absorsi nya dapat dilakukan dengan jalan antara lain :

1.       Penicillin dijadikan garam dengan procain hingga terjadi garam procain-penicillin yang berupa suspensi dalam air. Partikel yang tidak larut akan memperlambat penyerapan sampai 18-24 jam setelah disuntikan.

2.       Garam procain-penicillin-G diemulsikan di dalam minyak nabati atau 2% aluminium monostearat. Penyerapan penicillin dengan emulsi ini berlangsung selama 36-72 jam. Biasanya suntikan intramuskuler menyebabkan radang lokal (myositis)

3.       Penicillin dijadikan garam benzathine-penicilin-G. Efek terapi yang diperoleh dapat diperpanjang sampai 7-14 hari pasca penyuntikan.

Intravena

Penyuntikan secara intravena menghasilkan kadar tinggi di dalam plasma, yang segera diikuti eliminasi yang cepat pula selama 4-6 jam. Penyuntikan ini harus dilakukan berulang kali dengan interval pendek. Penicillin yang digunakan hanya garam Na dan K, karena keduanya mudah larut dalam air.

Intratracheal

Cara ini banyak dilakukan untuk penderita radang paru-paru infeksi, dan kadar yang tinggi diperlukan di dalam jaringan paru-paru.

Intrauterin

Absorbsi penicillin terjadi setelah infusi interauterin,dengan dosis 1,5 juta IU procain penicillin yang diberikan secara intrauterin,ekskresi melalui kelenjar susu berlangsung selama 60-48 jam pasca infusi,infusi intrauterin dilakukan untuk pengobatan metritis dan pyometra pada sapi.

Intramamari

Absorbsi obat yang diinfusikan intramamer berlangsung secara difusi jaringan lokal. Penicillin untuk mengobati mastitis dapat berupa garam penicillin, dan tergantung pada vehikelnya, penicillindapat efektif dalam beberapa jam sampai hari atau minggu (penicillin intramamer retard)

Distribusi dalam Jaringan

Dalam keadaan normal penicillin didistribusikan dengan cepat dari plasma ke dalam jaringan tubuh . persentase  volume disribusi (apparent volume distribotion, AVD) sebesar 50% memperlihatkan cepat dan mudahnya didistribusi penicillin ke dalam jaringan .

Ekskresi

Penicillin diekskresikan mlalui ginjal,kelenjar susu, hati dan usus. Melalui ginjal penicillin diekskresikan dengan cepat, serta mencapai 60-80% dari obat yang dimasukkan. Ekskresi renal tersebut terdiri dari ekskresi glomerular (20%) dan ekskresi tubuler (80%). Eksresi lewat kelenjar susu,dalam keadaan seimbang, atau Equilibrium state, jumlah yang diekskresikan mencapai 16% dari yang ada di dalam plasma, waktu bebas obat, atau withfrawal time, penicillin dari air susu adalah 96 jam.

Ekskresi penicillin lewat keringat, empedu, tinja dll cairan tubuh jumlahnya tidak berarti.

Efek Samping

Dapat menimbulkan ultikaria , dan kadang-kadang anifilaksis dapat menjadi fatal. Pasien yang alergi terhadap penicillin biasanya alergi terhadap semua turunan penicillin karena hipersensitifitas ditentukan oleh struktur dasar penicillin. Ensefalopati akibat iritasi serebral, hal ini dapat terjadi pada pemberian dosis yang brlebihan atau dosis normal pada pasien gagal ginjal. Penicilin tidak boleh diberikan secara intratekal karena cara ni dapat menimbulkan ensefalopati yang mungkin fatal. Pada pasien gagal ginjal pemberian penicillin scara injeksi dapat menyebabkan akumulasi elektrolit. Diare sering terjadi pada pemberian peroral,kadang-kadang juga dapat menyebabkan kolitis.

Kejadian toksisitas dalam praktek dokter hewan,terjadi pada anjing 15 menit setelah disuntik kedua kalinya yang berselang lebih kurang 1 bulan.Gejala salivasi, gemetar, muntah dan urtikaria berlangsung beberapa jam setelah suntikan. Gejala syarafi juga telah ditemukan pada anjing dan kucing,berupa ataxia dan konvulsi.

Reaksi anifilatik sering dijumpai pada ternak-ternak sapi yang disuntik profilatik sebelum transport ke peternakan. Reaksi tidak terduga (adverse reaction) telah pula terjadi bervariasi mulai gemetar, muntah, depresi sampai keguguran.

Setelah bebrapa kali seekor kuda disuntik penicillin 10-40.000 IU, 2 kali sehari dilaporkan telah mengalami hipersensitifitas  tipe I. Pada kuda putih reaksi berupa  dermatitis bullosa disertai keropeng-keropengtelah pula ditemukan .Pada anjing reaksi kulit berupa oedema pada konjuctiva disertai prostrusi dari selaput lendir,terjadi setelah diobat secara sistemik,hewan tersebut menerima salep mata yang mengandung penicillin.

Kegunaan Klinis Penicillin

1.       Pengobatan terhadap penyakit infeksi oleh kuman-kuman klostridia, misalnya blackleg, (Cl. Chauvoei), malignant edema (Cl. Septicum, boutvuur), dan tetanus (Cl. tetani) Terhadap infeksi kuman Cl. welchii kurang efektif, sedang untuk kuman cl.botulinus praktis tidak ada gunanya.

2.       pengobatan anthrax (Bac.anthracis)

3.       pengobatan erysipelas babi (Erisipilothrix rhusiopathiae)

4.       Infeksi Corynebacterium renale, yang menyebabkan pielonefritis, diperlukan dosis tinggi. Adanya exudat dan nanah menyebabkan penetrasi obat ke jaringan yang mengalami radang kurang efektif.

5.       Untuk pengobatan lumpy jaw (aktinomikosis oleh Actinomyces bovis) pada sapi.

6.       untuk pengobatan wooden tongue (actinobacillus lignieresi) pada sapi

7.       infeksi leptospira, penicillin dikombinasikan dengan strptomisin

untuk mengatasi infeksi kuman streptokok dan stafilokok. Karena kuman s. aureus menghasilakan enzim penicillinase, terjadi resistensi.

 





Facebook!Yahoo!
Berita Terkait
Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
Comments
Add NewSearch
klosiniar - penicilin untuk kelinci   | Unregistered | 2008-02-22 22:47:44
saya mau tanya kelinci saya terkena seperti bisul di telingannya dan kemaren keluar ada seperti nana berwarna putih apakah pengobatan cocok bila saya pakaikan penicilin? dan pengobatannya secara oral / dioleskan?
terimakasih
Arfan   | Registered | 2008-02-22 22:45:36
setau saya, kelinci gak boleh dikasih penicillin
Arfan - fan-hoo   | | 2008-04-23 00:42:06
punten,bade nanya..antibiotik jenis apa yang cocok digunakan untuk infeksi saluran pernafasan?
DeluphDa - thx   | | 2008-06-16 06:12:22
thx udah bantu tugas kuliah ku tpi bingung masih banyak antibiotik lain yag mesti di cari...
ilyas - ketua BLM FKH UNAIR     | Registered | 2008-06-21 17:48:26
avatar mengapa gak ada workshop khusus doker hewan...
ilyas - ketua BLM FKH UNAIR     | Registered | 2008-06-21 17:48:12
avatar tolong sering-sering ngasi kbr bwt dokter hewan di wilayah imur indonesia...
Silakan Login Untuk Menulis Komentar

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 Samsudin Samsu
 ilva effendi
 Tri Susanti
 yunianto eko nugroho
 erika rezkya
 Sigit Prayogo
 kristiana rini astuti
 Ahmad Sobari
 deddy rapen
 Abdul Haris
 Joshua Loh
 Shandy Maha Putra
 khrisna wahyu
 Dewi Larasati
 deny jaya triatma
 henny Pringadi
 deddy rapen
 Ayu Joesoef
 deny jaya triatma
 dedi kurniawan
 arif rahman
 Gold Coin HR
 Citra Nuranisa
 Ayu Setiawati

Featured Video




More on Vet Videos...

Find Us On Facebook

Berlangganan


Masukkan Alamat Email Anda:


Jurnal Terbaru

Keberhasilan reproduksi akan sangat mendukung peningkatan populasi sapi potong. Namun kondisi sap...

Tatalaksana perkandangan merupakan salah satu faktor produksi yang belum mendapat perhatian dalam...

Dalam rangka menghadapai swasembada daging sapi tahun 2010 diperlukan peningkatan populasi sapi p...

Who's Online

Saat ini ada 98 tamu online