|
Sapi di Daerah Prambanan Terserang PMK |
|
|
Ditulis Oleh Admin
|
|
Sabtu, 21 Juli 2007 |
Penyakit mulut dan kuku menyerang sejumlah ternak sapi di wilayah Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten dan sekitarnya. Apabila tidak segera diobati, sapi bisa menjadi kurus, hingga akhirnya mati.
Salah seorang mantri kesehatan ternak Puspo Suharjo, di Sengon Prambanan, Klaten, Sabtu mengemukakan, kendati oleh pemerintah penyakit mulut dan kuku sudah dinyatakan terberantas, kenyataan di lapangan masih kerap ditemukan sapi-sapi yang terserang penyakit tersebut. Lebih lanjut dijelaskan, tanda-tanda sapi yang sakit mulut dan kuku, antara lain kaki pincang, lidah bengkak, susah mengeluarkan kotoran, nafsu makan kurang, dan kuku pecah-pecah. Penyakit ini termasuk jenis penyakit menular. Jalan bekas dilalui sapi yang sakit apabila diinjak oleh sapi lain akan bisa tertular. Selain itu penularan juga bisa melalui air liur. Penyakit mulut dan kuku menyerang sapi dewasa maupun pedet (anak sapi). Sebaiknya sapi yang sakit dikarantina atau dipisahkan dengan sapi-sapi lain yang sehat. Hal ini dimaksudkan agar penyakit tidak menular ke sapi lain. Namun dalam kenyataannya, banyak peternak yang tetap menyatukan sapi yang sakit dan yang sehat, hal ini dikarenakan faktor keterbatasan kandang. (KR) Tags: Berita Berita Umum Sapi di Daerah Prambanan Terserang PMK Berita Terkait Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
|