Simulasi penanganan flu burung secara khusus digelar di kawasan Serpong karena banyaknya kasus flu burung yang terjadi belakangan ini di Tangerang, Banten, Rabu (12/12). Upaya ini dilakukan agar warga memahami sepenuhnya bahaya virus yang mematikan ini.
Simulasi dimulai saat ayam peliharaan warga setempat mati mendadak. Sontak warga langsung melapor ke Dinas Kesehatan setempat. Kemudian, petugas langsung mengambil sampel darah dan kotorannya..
Ayam yang mati mendadak tak boleh dikonsumsi melainkan dimusnahkan dengan dibakar. Kandang ayam disemprot desinfektan. Sedangkan warga yang mengalami gejala demam tinggi dan sesak napas segera ditangani atau dirujuk ke rumah sakit.
Selama dua tahun terakhir ditemukan 115 kasus positif flu burung di Indonesia, 92 di antaranya tewas. Tangerang diketahui punya jumlah penderita flu burung terbesar dengan ditemukan 32 kasus. Sebagian besar korbannya tewas. [liputan6]