Select Language:
Home arrow Berita arrow Event arrow Kunjungan IMAKAHI UGM ke Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta
  • Join Our Community
  • Join Our Community
  • Join Our Community
Kunjungan IMAKAHI UGM ke Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta E-mail
(10 votes)
Ditulis Oleh Hizriah Alief Jainudin   
Senin, 11 Januari 2010

Yogyakarta - Pada hari jumat tanggal 8 Januari 2010, Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia cabang Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengadakan kunjungan pengenalan dunia profesi veteriner di sektor karantina hewan ke Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Departemen Peningkatan Sumber Daya Manusia Diah Septyadari yang terdiri sekitar 30 mahasiswa S1 semester awal maupun lanjut. 

Salah satu tujuan kunjungan tim Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) cabang Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, adalah untuk melihat prospektif profesi kedokteran hewan kedepan khususnya di Balai Karantina Pertanian . Rombongan disambut di dalam ruang pertemuan Balai Karantina Hewan kelas II Yogyakarta oleh Kepala Seksi Karantina Hewan Drh. Ina Soelistyani, dan beberapa dokter hewan yang bertugas disana beserta staf karyawan lainya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Seksi Karantina Hewan Kelas II Yogyakarta menjelaskan tentang gambaran pengkarantinaan hewan di Indonesia, visi dan misi Badan Karantina Pertanian, kegiatan dokter hewan yang dilakukan di Balai Karantina, tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam masa globalisasi, serta persiapan yang harus disiapkan mahasiswa kedokteran hewan yang akan memasuki Balai Karantina Pertanian dikemudian hari. Kemudian pemaparan dilanjutkan oleh Drh. Heru yang memaparkan prospek kedokteran hewan yang masih banyak dibutuhkan di berbagai sektor baik di sektor pemerintahan maupun swasta.

Usai pemaparan lalu dilanjutkan dengan diskusi antara mahasiswa dengan pihak Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta. Dari pihak mahasiswa ada yang menanyakan tentang bagaimana pentingnya Balai Karantina Pertanian sebagai biosecurity untuk mencegah penyebaran penyakit zoonosis dari luar ke Indonesia. Karena pentingnya Balai Karantina Pertanian maka profesi dokter hewan di Balai Karantina Hewan merupakan salah satu bagian penting yang mendukung kemajuan profesi veteriner Indonesia, di Balai Karantina Hewan masih membutuhkan banyak tenaga veteriner, mengingat jumlah Sumber Daya Manusia yang tidak mencukupi sedangkan laju penerbagan dari luar negeri ke dalam negeri atau pun sebaliknya mengalami peningkatan. Hal tersebut menunjukan betapa besar prospek lulusan kedokteran hewan untuk bekerja di sektor karantina hewan dan tentunya sebagai mahasiswa harus terus belajar karena lapangan pekerjaan sangat berbeda dengan semasa duduk di bangku kuliah (Al,’08).





Facebook!Yahoo!
Berita Terkait
Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
Comments
Add NewSearch
Aracle   | Registered | 2010-06-01 09:23:39
avatar Hai Kawan................ ada yang bisa bantu ga....cari alamat lengkap distributor obat hewan di jakarta or semarang, Please ya kl ada kabari saya, sebelumnya terima kasih atas kebaikannya mau bantu,- javascript:JOSC_emot
icon(""
Silakan Login Untuk Menulis Komentar

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 Ashley Vincent
 anwar asep
 nofan rickyawan
 heru lisbiyanto
 retno wulan
 drh riyanto
 Saptina A.
 Assosynub Assosynub
 deddy rapen
 Abdul Haris
 Joshua Loh
 Shandy Maha Putra
 khrisna wahyu
 Dewi Larasati
 deny jaya triatma
 henny Pringadi
 deddy rapen
 Ayu Joesoef
 deny jaya triatma
 dedi kurniawan
 arif rahman
 Gold Coin HR
 Citra Nuranisa
 Ayu Setiawati

Featured Video




More on Vet Videos...

Find Us On Facebook

Berlangganan


Masukkan Alamat Email Anda:


Jurnal Terbaru

Keberhasilan reproduksi akan sangat mendukung peningkatan populasi sapi potong. Namun kondisi sap...

Tatalaksana perkandangan merupakan salah satu faktor produksi yang belum mendapat perhatian dalam...

Dalam rangka menghadapai swasembada daging sapi tahun 2010 diperlukan peningkatan populasi sapi p...

Who's Online

Saat ini ada 130 tamu online