Select Language:
Home arrow Berita arrow Kasus Medis arrow Malaria Unggas di Musim Pancaroba

Login

Google
Web vet-indo.com

Komentar Terakhir

  • Join Our Community
  • Join Our Community
  • Join Our Community
Download Our Toolbar. Free, Private and Secure

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure


Malaria Unggas di Musim Pancaroba E-mail
(1 vote)
Ditulis Oleh Admin   
Minggu, 27 Mei 2007

Munculnya penyakit malaria unggas pada kondisi seperti bulan Mei-Agustus adalah siklus yang sudah sangat sering dijumpai, atau bisa ditebak rutin siap menyerang kandang-kandang ayam. Akibat yang ditimbulkan karena curah hujan yang tinggi ini adalah tingkat penyakit malaria pada unggas yang banyak menyerang beberapa peternakan unggas di daerah dataran rendah. 

Genangan air menjadi medium yang ideal bagi perkembangbiakan nyamuk dan serangga lain. Penyakit yang disebabkan oleh protozoa Plasmodium Gallinaceum ini banyak menyerang terutama ayam buras atau ayam petelur yang dipelihara dekat lingkungan yang terdapat lahan berair. Penyakit ini dapat menular terutama pada ayam yang sekandang, dengan nyamuk sebagai hospes intermedietnya.
Gejala klinis yang ditunjukkan adalah munculnya bintik-bintik merah di bawah kulit dan di permukaan kulit, bahkan otot. Ayam terlihat sangat lesu dan sangat sering menggigil kedinginan. Feses akan berwarna kehijauan dan encer. Tingkat kematiannya tidak tinggi, namun cukup membuat bingung para teknisi kesehatan ayam di lapangan dalam mendiagnosa penyakit sebenarnya. Terlebih lagi penyakit ini sering diikuti dengan sejumlah ayam yang menderita lumpuh dan melanjut dengan kematian, walaupun penyebab kematian sudah pasti bukan karena penyakit ini, melainkan karena sesak nafas akibat terinjak-injak ayam lainnya. Pemeriksaan bedah bangkai menunjukkan perubahan pada beberapa organ dalam. Hati, paru-paru, usus, dan bursa fabrisius mengalami pembengkakan. Perubahan yang paling mencolok adalah perubahan warna pada hati dan ginjal yang menjadi berwarna dominant coklat kehitaman.
Pencegahan nyamuk yang menyerang unggas tidak lepas dari cara-cara pencegahan nyamuk pada umumnya. Pemberian multi vitamin, minuman elektrolit serta desinfeksi kandang dan lingkungan terbukti ampuh mengatasi penyakit ini. Pencegahan dapat dilakukan dengan membersihkan sarang-sarang nyamuk, abatisasi, yaitu penanggulangan stadium pra-dewasa nyamuk dengan abate satu sendok makan yang dilarutkan untuk 100 liter pada bak penampungan air, bisa juga dengan melakukan drainase pada genangan air di sekitar kandang. Untuk menanggulangi serangan nyamuk bisa dengan pemasangan kelambu atau screen di kandang untuk mencegah masuknya nyamuk, menggunakan zat penolak (repellents) misalnya indalone dan rutger 612.
Diambil dari berbagai sumber

Tags:  Malaria Unggas di Musim Pancaroba dokter hewan animal health veterinary




Digg!Reddit!Del.icio.us!Facebook!Technorati!StumbleUpon!Furl!Yahoo!Add this social bookmarking functionality to your website! title=
Berita Terkait
Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
Comments
Add NewSearch
iwan - plasmodium gallinaceum atau ga   | | 2008-04-30 03:31:57
penyebab malaria unggas itu plasmodium gallinaceum atau gallinarum? apa memang namanya sudah berubah atau??
terima kasih
iwan utama
Silakan Login Untuk Menulis Komentar

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 Jeanne Tandria
 Agatha Tarigan
 komara komara
 Hanif Farchani
 budina eka prasetia
 irna setyawati
 Nina Herlina
 Galuh Pawestri Prameswari
 MARTIN SIANIPAR
 Zainee Mohd
 afriyansyah zaenal
 Heru Prabowo
 joker DVM
 lia vina
 Arief Fachrudin
 hidayatun nisa
 Zainee Mohd
 joker DVM
 zakiah mohd rashid
 Johan Manery
 Devine Larasati
 Sari Karunia Dewati
 ismail umar
 joko supriyatno

Featured Video




More on Vet Videos...
We Support CIVAS

Berlangganan


Masukkan Alamat Email Anda:


online veterinary store

Who's Online

Saat ini ada 9 tamu online
free 
website hit counter