|
Ditulis Oleh Admin
|
|
Sabtu, 18 Agustus 2007 |
|
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Banjarnegara, meningkatkan kewaspadaan terhadap 4 kecamatan yang dinyatakan endemik Avian Influenza (AI), menyusul hasil tes terhadap puluhan ayam yang mati mendadak dan positif mengandung virus H5N1.
Kepala DKK Banjarnegara, dr Yusrie Husein menyatakan, keempat kecamatan yang diwaspadai yaitu Kecamatan Susukan, Banjarmangu, Rakit dan Purwareja Klampok. "Namun demikian, kami belum menemukan kasus penyebaran virus tersebut pada manusia," katanya kepada wartawan, kemarin.
Para warga sekitar tempat kematian ayam tersebut, menurut Yusrie, tetap diminta waspada. Jika terjadi sesuatu atau ditemukan kembali unggas yang mati mendadak, disarankan agar segera lapor ke pemerintah desa atau Puskesmas setempat untuk diambil langkah penanganan selanjutnya.
Virus H5N1, dapat menyerang pada manusia yang kondisi fisik atau kesehatannya menurun. Masyarakat disarankan agar menjaga kondisi fisik dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat.
Menurut Yusrie, untuk menyebar luaskan jaringan penanganan virus H5N1, DKK bersama seluruh Puskesmas melakukan kerja sama dengan Korps Sukarela (KSR) dari PMI cabang Banjarnegara.
KSR telah dibekali dengan keterampilan khusus dan semua anggotanya telah tergabung dalam kader peduli flu burung. (KR)
  Berita Terkait Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
|