Select Language:
Home arrow Berita arrow Perunggasan arrow DIY Cegah Flu Burung dengan Sweeping

Login

Google
Web vet-indo.com

Komentar Terakhir

  • Join Our Community
  • Join Our Community
  • Join Our Community
Download Our Toolbar. Free, Private and Secure

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure


DIY Cegah Flu Burung dengan Sweeping E-mail
(1 vote)
Ditulis Oleh Agung Wahyono   
Minggu, 06 Mei 2007

Klasifikasi daerah rawan flu burung yang disampaikan Pemerintah Pusat pun berbeda-beda antara daerah satu dan lainnya. Selain itu, di DIY belum ada bukti bahwa flu burung menyerang manusia. Kendati demikian, tindakan pencegahan dan pengamanan tetap dilakukan, antara lain dengan mempersiapkan draft yang mengatur soal itu. Oleh karena itu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan, sampai saat ini Pemprop DIY belum mengambil kebijakan memusnahkan unggas dalam mengantisipasi penyebaran virus flu burung atau avian influenza di DIY.

 

Dijelaskan, draft perda yang diinstruksikan dalam pengaturan pemeliharaan unggas dipemukiman itu nanti akan dituangkan dalam Surat Keputusan, Instruksi Gubernur, Surat Edaran Gubernur atau lainnya, tergantung kajian berbagai pihak terkait, termasuk memperhatikan masukan dan usulan dari masing-masing kabupaten/kota. Namun yang jelas belum akan sampai ke Perda. Sebab kalau sampai ke Perda prosesnya terlalu lama. "Kita belum bicara sampai ke aspek pemusnahan. Karena klasifikasi DIY juga berbeda dengan propinsi lainnya yang dinyatakan rawan serangan flu burung. Kendati demikian, Pemprop DIY bersama Pemkab/Pemkot se-DIY juga sedang mempersiapkan draft aturan mengenai penanganan flu burung ini," ujar Gubernur DIY menjawab pertanyaan wartawan di Kepatihan Yogyakarta.

Draft itu sendiri antara lain akan mengatur bagaimana antisipasi dan penanganan flu burung di masyarakat termasuk sosialisasi hidup bersih, segera lapor jika warga menemukan sesuatu hal yang mencurigakan, dan sebagainya dengan titik berat pada aspek pengamanan. "Kami belum akan melangkah sampai ke pemusnahan unggas, meski kita tetap harus menaruh kewaspadaan dan melakukan pencegahan atau antisipasi," ujar Sultan. Sultan mengatakan, sebelumnya di DIY memang sempat diduga ada dua orang suspect flu burung, namun ternyata tidak. Karena itu, sebenarnya saat ini belum melihat adanya bukti bahwa flu burung telah manjangkiti manusia di DIY.Sehingga kalau bicara soal pemusnahan unggas rasanya masih terlalu pagi.

Sultan pun menjelaskan, sejauh ini Pemprop DIY belum melakukan pengaturan soal lalu lintas unggas yang keluar-masuk DIY. DIY masih melihat perkembangan untuk mengambil keputusan yang lebih jauh lagi. Sedang Kabid Humas Badan Informasi Daerah (BID) DIY Alex Samsuri SH mengatakan, informasi dari Dinas Pertanian DIY menyebutkan, sebagai bentuk antisipasi penyebarluasan flu burung di DIY, sweeping terhadap ayam buras dilakukan dua hari sekali di pasar-pasar tradisional dan kandang-kandang dilakukan penyemprotan desinfektan. Pihaknya mengimbau, ayam buras sebaiknya dikandangkan dan diberi makanan yang bagus. Sedang untuk pemusnahan atau depopulasi, tidak lagi dilakukan pasca pemusnahan 46 ekor ayam di Kotagede.

Menurut Alex Samsuri mengutip penjelasan Kasi Pemberantasan Penyakit dan Unggas Dinas Pertanian DIY drh Vita Murni, ongkos penggantian pemusnahan sebesar Rp 10 ribu/ekor sesuai SK Dirjen Peternakan. Permintaan ganti rugi unggas pernah disampaikan Kabupaten Kulonprogo pada tahun 2005 sebesar Rp 28 juta dan tahun 2006 sebesar Rp 36 juta. Sedang untuk tahun 2007 ini belum ada permintaan. Sementara untuk Kabupaten Bantul, ganti pemusnahan pada tahun 2006 lalu sebesar Rp 4 juta. Untuk ayam jago maupun puyuh, ganti ruginya sama tetap Rp 10 ribu/ekor. Ditambahkan, untuk vaksinasi memang masih ada sebagian masyarakat yang menolak karena khawatir justru setelah disuntik, unggasnya malah mati.

 


Tags:  DIY Cegah Flu Burung dengan Sweeping dokter hewan veterinary animal health




Digg!Reddit!Del.icio.us!Facebook!Technorati!StumbleUpon!Furl!Yahoo!Add this social bookmarking functionality to your website! title=
Berita Terkait
Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
Comments
Add NewSearch
Silakan Login Untuk Menulis Komentar

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 kiki naulop
 via feriyanti
 rong2 leeza
 ika wahyu
 wheda asmara putra
 jeannie wietoyo
 drh. M. Syukur Fauzi
 heru lisbiyanto
 Heru Prabowo
 joker DVM
 lia vina
 Arief Fachrudin
 hidayatun nisa
 zakiah mohd rashid
 umar suryanaga
 Bravendra Dwitiya Jati
 joker DVM
 zakiah mohd rashid
 Johan Manery
 Devine Larasati
 Sari Karunia Dewati
 ismail umar
 joko supriyatno
 Heru Prabowo

Featured Video




More on Vet Videos...
We Support CIVAS

Berlangganan


Masukkan Alamat Email Anda:


online veterinary store

Who's Online

Saat ini ada 1 tamu online
free 
website hit counter