|
Flu Burung Serang Jaraksari, Wonosobo |
|
|
Ditulis Oleh Admin
|
|
Minggu, 05 Agustus 2007 |
Setelah dua dusun di Desa Sukorejo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, digegerkan dengan ratusan ayam mati yang diduga terserang virus flu burung Avian Influenza (AI). Kini giliran warga Kelurahan Jaraksari Kecamatan Wonosobo.
Daerah ini, kasus tersebut mencuat setelah Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Wonosobo menerima laporan dari Balai Laboratorium Vreteriner Yogyakarta bahwa beberapa ayam yang mati mendadak di wilayah tersebut positif flu burung atau Avian Influenza (AI). Kepala Disnakan Wonosobo, Bambang Supartono mengatakan, terkait adanya kasus flu burung tersebut, pihaknya sudah melakukan tindakan penanganan sesuai prosedur. Setelah kawasan disemprot desinvektan, selanjutnya Disnakan menetapkan RW 1, RW 2, dan RW 11 Kelurahan Jaraksari sebagai kawasan terisolasi untuk keluar masuk hewan jenis unggas. Hal itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan menyebarnya virus AI ke wilayah lain. Dijelaskan Bambang, pihaknya akan kembali melakukan langkah vaksin AI terhadap unggas setelah 21 hari dari penemuan kasus. Guna memudahkan proses penanganan, ia berharap ada peran aktif dari masyarakat. Ketika ada ayam mati mendadak, diminta segera melaporkan ke Disnakan. Prinsipnya semakin cepat kasus AI diketahui, semakin mudah menanganinya. Selain itu, tambah Bambang, guna menghindari kemungkinan virus AI menyerang manusia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Sejauh ini mencuatnya kasus IA di Jaraksari belum sampai menular ke manusia. Memang sempat ada warga yang sakit setelah ada ayam mati mendadak. Tapi ketika dibawa ke RSUD Setjonegoro Wonosobo, ternyata negatif IA dan hanya menderita sakit ringan biasa. (KR) Tags: Berita Perunggasan Flu Burung Serang Jaraksari Wonosobo Berita Terkait Berita Lebih Baru
Berita Lebih Lama
|