Partisipasi Masyarakat Atasi Flu Burung Korban terinfeksi flu burung bertambah. Hingga awal Juli 2007, total kasus positif flu burung di Indonesia mencapai 101 orang dan 80 diantaranya meninggal. Kasus ini tentu semakin mengukuhkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus dan korban terbesar di dunia, sebuah prestasi yang tidak perlu dibanggakan. Langkah konkret penanganan dan pengendalian telah diupayakan pemerintah. Namun melihat luasnya nusantara ini, partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap flu burung menjadi poin penting yang harus dilakukan dan ditingkatkan.
Tanpa dukungan dan kerjasama yang baik dari masyarakat, sulit memberantas flu burung. Khusus dalam memberantas flu burung pada unggas, penanganan sedini mungkin yang baik dan benar berdasar keahlian keprofesian, merupakan langkah penting dalam memutus rantai penularan flu burung ke manusia. Untuk mengantisipasinya, pemerintah harus segera melakukan upaya konkret berupa pengaktifan kembali peran penting (revitalisasi) pos kesehatan hewan (poskeswan) di setiap daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian pemerintah. Revitalisasi poskeswan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penerapan sistem kewaspadaan dini yang meliputi early detection (deteksi dini), early reporting (pelaporan dini) dan early response (respon dini) terhadap penyakit hewan, baik yang bukan zoonosis (penyakit yang hanya menular antar hewan), terlebih zoonosis (penyakit yang ditularkan dari hewan kemanusia atau sebaliknya) seperti flu burung. Bahkan pemerintah perlu meneguhkan kewenangan dan peranan medis veteriner (dokter hewan) yang terangkum dalam sistem kesehatan hewan nasional (siskeswannas) dan sebagai payung hukumnya adalah Undang-Undang Veteriner. Mengingat seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, ancaman bioterorisme dan munculnya berbagai penyakit pada hewan, tidak sedikit telah menghabiskan pikiran, waktu, tenaga dan kerugian ekomomi yang cukup besar dalam penanganannya. Terlebih zoonosis. Nyawa taruhannya!
Iwan Berri Prima - Koordinator FMITFB (Forum Mahasiswa Indonesia Tanggap Flu Burung) Wilayah Jawa Bagian Barat