Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Drh Yuda Heru Fibrianto MS dipilih sebagai salah satu peneliti yang terlibat dalam keberhasilan kloning anjing di Seoul, Korea. Keberhasilan mengkloning anjing baru pertama kalinya di dunia. Beliau merupakan satu-satunya ilmuwan dari Indonesia di tim ini.
Nama Beliau tercatat dalam jurnal ilmiah internasional, Nature , bersama ilmuwan-ilmuwan dunia. Ikut dalam tim kloning anjing ini merupakan proses panjang yang dialami Drh Yuda Heru Fibrianto. Dia merasa bersyukur bisa berkenalan dan dibimbing oleh Profesor Hwang Woo-Suk, MSc. PhD, seorang profesor di Seoul National University (SNU) yang dikenal pakar kloning di Korea.
Sebenarnya, kepergian Beliau ke Korea untuk melanjutkan studinya di SNU untuk meraih gelar doktor. Tapi, kesempatan emas untuk berprestasi di tim kloning anjing ini tidak disia-siakannya. Ketekunanannya bersama tim membuahkan hasil yang fenomenal: anjing untuk pertama kalinya berhasil dikloning. Hasil kloning dari anjing ber-ras Afghanistan ini diberi nama Snuppy. Snuppy adalah kepanjangan Seoul National University Puppy.