Select Language:
Home arrow Berita arrow Tokoh arrow Profil Dokter Hewan Tokoh Pemuda Indonesia Masa Depan
  • Join Our Community
  • Join Our Community
  • Join Our Community
Profil Dokter Hewan Tokoh Pemuda Indonesia Masa Depan E-mail
(7 votes)
Ditulis Oleh Dr. Nuky Rusianto, drh   
Kamis, 13 November 2008

Anda tentu belum kenal dengan sosok Dokter Hewan yang satu ini. Oke ... mari kita mengunjungi Dr. Nuky Rusianto, drh (28 Tahun), seorang pengusaha dan praktisi di bidang kedokteran hewan alumnus Universitas Airlangga Surabaya ini. Beliau mengawali karirnya sebagai seorang dokter hewan pada tahun 2003, sejak masih duduk di bangku kuliah, beliau akrab dipanggil teman – temannya sebagai cowok komersil.

Pastilah setiap kali meminta bantuannya beliau selalu pasang tarif, cerita punya cerita teman - temannya, kemudian kami menyelidiki dan bertanya langsung dengan beliaunya di sebuah klinik hewan yang beliau kelolah di Jalan Sadikin No. 25 Komplek TNI AL Kenjeran Surabaya 60121 kemarin. Beliau mengatakan bahwa panggilan tersebut memang benar, namun beliau menambahkan bahwa semua dilakukan karena untuk mencukupi kebutuhan hidup dan membiayai kuliahnya saat itu, karena orang tuanya awalnya hanya seorang kuli batu atau tukang kayu.

Beliau juga pernah membuka sebuah toko kelontong dengan menyewa stan di daerah Rungkut tepatnya di Jalan Raya Brebek Waru Sidoarjo dengan modal awal Rp > 35 juta, bersama sahabatnya beliau menekuni usaha kecil tersebut hingga berdirilah sebuah perusahaan dengan nama Privo Sakurazy Medtecindo. Dalam perkembangannya beliau membuat perubahan besar dalam manajemen perusahaan secara total dengan memanfaatkan sistem internet online guna efisiensi pengeluaran operasional dan efektifan pencapaian target sales yang beliau bersama sahabatnya buat.

“Kami ingin punya kantor dan gedung sendiri Mas,” cita – citanya disampaikan pada Tim kami. “Nggak tau tuh ... bisnis sekarang lagi lesu sehingga kami masih harus menabung dan bekerja lebih keras lagi untuk mewujudkannya. Doain aja ya ...” tambahnya. Setelah kami mengorek informasi dari beliaunya ternyata hampir sepuluh (10) macam jenis usaha dengan Brand berbeda – beda beliau jalanin dalam waktu yang hampir bersamaan hingga kini. Ada usahanya yang bergerak dibidang kontruksi bangunan, supplier, jasa, distribusi hingga beliau bersama beberapa rekannya mencoba peruntungan di bisnis eksport dan import. Ada yang unik dari awal pendirian usahanya yang mana jiwa wiraswastanya atau entrepreneurnya ia asah saat mengawali mencari tambhan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan kuliahnya dengan mengajar privat.

Namun sejalan dengan waktu, ia membentuk group mentor dan organisasi mentor privat yang hingga kini bergerak dengan lebih dari yang ia bayangkan dan targetnya. Bisnis privatnya sudah merambah negara India, hal itu terjadi secara kebetulan saat beliau menjual Brand “Privo” Rp > 45 juta sebagai Brand Image kepada empat (4) orang rekan bisnisnya di Internet. Brand tersebut kemudian beliau patenkan sistemnya dan hingga kini telah mendapat Hak Paten Country Club “Sakurambo.” “Saya berkonsultasi dengan seorang teman ahli IT di Indonesia, menurutnya sebaiknya saya membuat situs di internet sehingga costumer anda dapat tahu usaha anda dengan mudah, karena sebagian besar mitra usaha saat ini bersistem On Line,” kemudian beliau membuat situs di internet dengan akses yang semakin diperluas dalam link sistem pemasarannya dan dimasukan juga sebuah komunitas industri pemasaran komoditi lokal maupun internasional dimana semua ditawarkan ada dalam situs yang dibangun tim di www.geocities.com/kaizenmeiji/psmedtecindogroup.html

Cerita omset dan bagaimana cara pengiriman pesanan - pesanannya beliau menjelaskan bahwa beliau masih menggunakan jasa ekspedisi dari mitra bisnisnya. Tentu saja harga produknya juga terpengaruh dari naik turunnya harga ekspedisi. Custumernya jarang berasal dari lokal, karena komoditi yang diperjualbelikan merupakan barang konsumtif familiar. Bersama sahabatnya bernama Wahyu Prayudi Nugroho, SE., MBA, beliau membangun farm yang berskala lumayan besar di wilayah Jember dan Tulungagung. Modalnya hampir Rp > 10 Milyar. Hingga kini masih dijalankan sendiri bersama keluarga yang sebagian besar dari pihak Wahyu PN tersebut, karena keinginan untuk membantu mengangkat derajat dan martabat keluarga yang masih banyak yang kesulitan ekonomi, hal tersebut akan memberdayakan dan menyerap tenaga kerja serta upaya menerapkan ilmu – ilmu praktis yang diterima di bangku kuliah dulu.

Kalau Wahyu Prayudi Nugroho, SE., MBA memang ahli ekonomi top lulusan Japan University, beliau paham betul bagaimana membentuk sebuah konsep perusahaan yang bersistem internasional dan kompeten. Namun lain halnya dengan Dr. Nuky Rusianto, drh yang dalam usaha tersebut berperan sebagai fasilitator utama berdiri dan berkembangnya usaha group tersebut, memang perannya yang tanggung – tanggung, hingga kadang harus mengeluarkan dari koceknya sendiri guna menutup biaya operasional pada awal promosi dan perintisannya. “Inikan juga saham saya, walaupun nggak banyak yang penting saya turut serta dalam mewujudkan cita – cita kami saat sama – sama duduk di bangku SLTA di SMUN 5 Surabaya, salah satu sekolah unggulan di Jawa Timur, ungkapnya dengan perasaan bangga.” Kemudian tahun 2008 bisnis mereka dikembangkan dalam situs http://psmedtecindo.indonetwork.co.id sehingga dapat dengan mudah diakses adanya produk – produk yang dipasarkan dalam fasilitas menu Katalog Produk di situs tersebut.

“Hal tersebut sangat membantu kami untuk memperkenalkan produk – produk yang kami tawarkan, walaupun nampak kurang fokus pada satu macam produk, yang penting kami bisa sekalian melakukan survey terhadap kebutuhan masyarakat saat ini, tentunya apa yang dapat kami penuhi, kami harap dapat memenuhinya,” Tak lepas dari bagaimana mendapatkan untung dari usaha tersebut, beliau bercerita bahwa dalam usaha memang kita harus siap dengan resiko dan pasang surutnya omset. Beliau menggunakan acuan tahun dalam memberlakukan target omsetnya.

Dengan membentuk Lembaga Swadaya Masyarakat yang berbadan hukum beliau berharap dapat membentuk komunitas tertentu untuk memperluas jaringan bisnisnya. LSM tersebut diberi nama “Perkumpulan Pemuda Peduli Ide” yang dalam perkembangannya banyak berperan sebagai konsultan di bidang peternakan, kesehatan, pendidikan dan sosial.

Saat ini LSM Perkumpulan Pemuda Peduli Ide tersebut sedikit mengalami transisi menjadi Consultant Community International (CCI) yang langsung secara ototmatis terdaftar di jaringan independent organisasi international yang dikelolah oleh Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) seperti OIE, WHO, FAO dan UNESCO serta mendapat pendanaan sebesar Rp > 15 Milyar dari investor asing. “Saya ini orangnya simple dan bodoh, sehingga harus terus mendapatkan pembinaan dan belajar agar pengetahuan saya di bidang bisnis pemasaran dapat semakin terasah, sehingga pada akhirnya nanti dapat memberikan arti bagi perusahaan, group dan keluarga saya,” imbuhnya. “Saya ingin punya klinik hewan keliling, namun modalnya setelah saya hitung membutuhkan hampir Rp > 345 juta.

Hingga kini saya masih mencari rekanan investor yang berkenan mewujudkannya, sehingga nggak tahu tahun kapan baru akan terwujud,” katanya sambil mengisap sebatang rokok Merk Sam Liok Kioe. “Rokok Merk Sam Liok Kioe ini murah banget mas, harganya cuma Rp 3.000,- sehingga saya bisa lebih berhemat sejak saya menikah 11 April 2008 lalu, makhlumlah saya ini orang bisnis jadi semuanya dihitung, sampai – sampai istri (Ibu Rahayu) mengatur pengeluaran harian saya, hehehehe,” ungkapnya sambil tertawa klo cerita tentang istrinya.

Tahun 2008 juga merupakan tahun karirnya, setelah melalangbuana di beberapa perusahaan besar seperti PT. Charoen Pokhpand Indonesia, Tbk dan PT. Sierad Produce, Tbk beliau mendapatkan gelar kehormatan “Doktor Honoris” dari Yayasan Pendidikan, Kesehatan dan Sosial Taruna. “Wah ... saya senang benget mendapatkannya, lha wong saya ini bodoh kok bisa dapat gelar kehormatan “Doktor” itukan anugerah dari sahabat juga,” katanya menceritakan kejutan tersebut. Beberapa aktifitasnya saat ini masih tidak jauh dari pekerjaan sebagai pengawas teknis perusahaan yang banyak bergerak di bidang usaha pemasaran dan juga usaha sampingan kecil – kecilan, seperti membantu Rental Mobil Minibus, koordinator mentor, memimpin gerakan pemuda peduli, monitoring dosen, mengajar mahasiswa politeknik Akademi Kebidanan (D3) Yayasan Pendidikan, Kesehatan dan Sosial Taruna, Klinik Hewan AHC “Yukato” dan Warung Cathering Makanan bersama sahabat dan istri tercintanya guna memenuhi kebutuhan konsumsi makan siang para pegawai kontraktor rekanan.

Usaha yang bermacam – macam memang membuat beliau selalu disibukkan dengan kegiatan, namun beliau mengatakan bahwa beliau menikmati pekerjaan tersebut sebagaimana beliau menjalani hidupnya sebagai seorang Bapak dan Kepala Rumah Tangga. “Alhamdulillah, empat (4) bulan yang lalu istri saya positif hamil, jadi saya lebih giat bekerja guna mengumpulkan biaya kelahiran anak saya nanti, makhlum sekarang pola pikir dan kebiasaan harus mulai dirubah dan diperbaiki sedikit demi sedikit sehingga sebagian besar masih dapat ditabung untuk kebutuhan mendesak seperti itu.” ungkapnya berusaha jujur apa adanya.

“Kalo kita lihat persaingan bisnis saat ini di daftar perusahaan yellow page di dan daftar perusahaan di internet yang menggunakan sistem On Line memang akan membuat kita merinding dan rendah diri, namun saya dan sahabat pantang kata “minder”, kami dengan tulus, ikhlas dan jujur berusaha untuk kehidupan yang lebih baik, jadi kami menjalani dengan anggapan bahwa kami seolah tidak memiliki saingan, hal itu menimbulkan perbaikan citra positif terhadap kinerja kami di mata konsumen dan klien. Baik itu muncul secara langsung maupun secara tidak langsung.” ungkapnya menambahkan saat sebelum menutup wawancara. Oke semoga selalu sukses, selamat berkarya dan berprestasi Dokter Nuky! Thank. (kmng)





Facebook!Yahoo!
Berita Terkait
Berita Lebih Lama
Comments
Add NewSearch
Silakan Login Untuk Menulis Komentar

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
< Sebelumnya
 Yosafat Ichti
 diah ayu utami
 pina pina
 atin supiyani
 I Made Widiadnya
 Bobot Saputra
 nif ploso
 rahmat nurhidayat
 arif setyonarutomo
 anjar wigianto
 moigariacix moigariacix
 Rudi Harso Nugroho
 Indra Lesmana
 Paramita Diana
 achoiro wati rasid
 ahmad syazali ahmad syazali
 Harisman Sopandi
 kris ws
 Revan Maulana
 aracle -
 Drh Lani Suryaningsih
 drh.Jaden.P.Sidadolog Sidadolog
 Data Putra
 Oki Komara

Featured Video




More on Vet Videos...

Find Us On Facebook

Berlangganan


Masukkan Alamat Email Anda:


Jurnal Terbaru

Keberhasilan reproduksi akan sangat mendukung peningkatan populasi sapi potong. Namun kondisi sap...

Tatalaksana perkandangan merupakan salah satu faktor produksi yang belum mendapat perhatian dalam...

Dalam rangka menghadapai swasembada daging sapi tahun 2010 diperlukan peningkatan populasi sapi p...

Who's Online

Saat ini ada 23 tamu online
free 
website hit counter